Bahis deneyimini keyifli hale getiren tasarımıyla Bettilt kullanıcılarını memnun ediyor.
Avrupa merkezli Bahsegel hiriş altyapısı, Türk oyuncular için düşük ping bağlantısı sunar.
Bahis sektöründe güvenliği ön planda tutan Bettilt anlayışı önem kazanıyor.
Kazançlarını artırmak isteyenler, bettilt en avantajlı fırsatlarını değerlendiriyor.
Futbol derbilerine bahis bahsegel yapmak isteyenler sayfasını ziyaret ediyor.
PwC verilerine göre dünya genelinde online oyun sektöründe kullanıcı memnuniyeti %88 seviyesindedir; bu oran bahsegel giriş’te %94’tür.
Bahis platformlarında kullanıcıların %65’i müşteri hizmetlerini haftada en az bir kez kullanıyor ve pinco giriş 7/24 aktif destek hattı sunar.
Kunjungan Kerja dalam bentuk Studi Banding LSPP1 Universitas Teuku Umar ke LSPP1 Universitas Negeri Jakarta: Memperkuat Sinergi dalam Pengelolaan LSP di Perguruan Tinggi
Jakarta, 26 Februari 2025 – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan kerja dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSPP1) Universitas Teuku Umar (UTU), Aceh, pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor sekretariat LSPP1 UNJ dan dihadiri oleh perwakilan dari LSPP1 UTU yang terdiri dari tiga orang, Dr. Uswatun Hasanah, S.Si., M.Si selaku ketua LSPP1 UTU, Dr. Munandar, S.Kel., M.Sc sebagai Kepala Bidang Sertifikasi dan Dr. Vina Maulidia, S.P sebagai Kepala Bidang Mutu. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama serta berbagi pengalaman dalam mengelola LSP di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh kedua belah pihak. LSPP1 UNJ diwakilkan oleh Dr. Ir. Alsuhendra, M.Si selaku ketua LSPP1 UNJ, Dr. Ridawati, M.Si sebagai Ketua Bidang Manajemen Mutu, Hermeilia Megawati, S.Psi, MA sebagai Ketua Bidang Sertifikasi, Nurul Adha Kurniati, S.S., M.Hum sebagai Ketua Bidang Administrasi dan Keuangan, serta 2 orang staff administrasi LSPP1 UNJ, Siti Syamsiah dan Ganang Ayom Sugiharto, S.Ak. Perwakilan dari LSPP1 UTU dan UNJ berdiskusi mengenai berbagai aspek dalam mendirikan dan mengelola LSP, termasuk perencanaan, tantangan, serta peluang dalam menjalankan skema sertifikasi profesi di masing-masing universitas. Sebagai LSP yang lebih dahulu berdiri, LSPP1 UNJ membagikan wawasan dan pengalaman mengenai berbagai aspek teknis dan administratif dalam operasional LSP, seperti pembuatan skema sertifikasi, proses pengajuan sertifikasi ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta strategi dalam menjalin koordinasi yang efektif dengan BNSP dan institusi terkait. Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, LSPP1 UTU menggali banyak informasi terkait tantangan yang dihadapi oleh LSPP1 UNJ dalam tahap awal pendiriannya. Salah satu fokus utama pembahasan adalah bagaimana membangun skema sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan regulasi yang berlaku. LSPP1 UNJ berbagi pengalaman mengenai penyusunan skema yang efektif, pemilihan bidang kompetensi yang relevan, serta strategi pengembangan tenaga asesor yang kompeten dan tersertifikasi. Selain itu, perwakilan dari LSPP1 UNJ juga menjelaskan berbagai tantangan dalam proses akreditasi LSP, termasuk bagaimana memastikan bahwa semua skema sertifikasi yang diajukan memenuhi standar yang ditetapkan oleh BNSP. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sebagai salah satu hasil dari kunjungan akademik ini, kedua LSP menyepakati untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam berbagai aspek, termasuk dalam peningkatan kapasitas tenaga asesor. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan surat kontrak perjanjian kerja sama antara LSPP1 UTU dan LSPP1 UNJ. Melalui perjanjian ini, kedua institusi berkomitmen untuk saling mendukung dalam pengembangan dan implementasi skema sertifikasi profesi yang lebih berkualitas. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat posisi LSP di lingkungan akademik serta meningkatkan mutu lulusan yang memiliki sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Kunjungan akademik ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi antara LSPP1 UTU dan LSPP1 UNJ. Kedua pihak menyatakan harapannya agar kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi pengelolaan LSP di masing-masing universitas. Kegiatan kunjungan akademik ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi informal yang semakin mempererat hubungan antara kedua institusi. Dengan adanya kerja sama yang telah disepakati, diharapkan pengelolaan LSP di lingkungan perguruan tinggi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan industri di Indonesia.
LSPP1-UNJ TERIMA KUNJUNGAN BENCHMARKING DARI LSPP1-UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
Pada tanggal 10 Agustus 2024, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSPP1) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan benchmarking dari tim calon LSPP1 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait langkah-langkah persiapan pendirian LSP di perguruan tinggi, dengan fokus pada aspek administrasi, keuangan, serta tata kelola organisasi. Tim yang hadir dari LSPP1-UNJ terdiri dari Dr. Alsuhendra, M.Si selaku Ketua LSP, Dr. Ridawati, M.Si (Ketua Bidang Sertifikasi), Dwi Handarini, M.Ak (Ketua Bidang Administrasi dan Keuangan), serta Siti Syamsiah dan Ganang Ayom Sugiharto (tenaga kependidikan). Sementara itu, tim dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung terdiri dari lima orang yang memiliki peran penting dalam pendirian LSP di kampus mereka. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk mempersiapkan pendirian LSPP1 mereka sendiri. Salah satu tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari lebih lanjut mengenai proses penyiapan dan pendirian LSP, yang mencakup berbagai aspek administratif, keuangan, dan operasional yang perlu dipahami oleh tim yang akan membentuk LSPP1 di UIN Bandung. Dr. Alsuhendra, M.Si., selaku Ketua LSPP1-UNJ, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya keberadaan LSP di perguruan tinggi. Menurutnya, LSP memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan daya saing lulusan melalui penyediaan sertifikat kompetensi yang diakui oleh industri. Sertifikat kompetensi tersebut akan memberikan bukti keahlian yang dapat diandalkan oleh dunia kerja, sehingga memperbesar peluang lulusan untuk diterima di pasar kerja. Selama pertemuan yang berlangsung di Kantor LSPP1-UNJ, Gedung UTC Lantai 2, berbagai aspek teknis pendirian LSP dibahas secara mendalam. Beberapa hal penting yang dibahas antara lain tentang dokumen-dokumen yang perlu disiapkan sebelum mengajukan lisensi ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Di antaranya adalah skema sertifikasi, materi uji kompetensi, tempat uji kompetensi, dan penyusunan asesor kompetensi yang akan melakukan pengujian terhadap mahasiswa. Selain itu, para peserta juga menyoroti perlunya persiapan matang dalam memilih tempat uji kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BNSP. Hal ini dianggap sangat penting karena tempat uji kompetensi yang tidak memadai dapat mempengaruhi kelulusan peserta ujian serta keabsahan sertifikat kompetensi yang diberikan. Salah satu bagian yang mendapat perhatian khusus adalah pentingnya ketersediaan asesor kompetensi yang berkualitas. Asesor tersebut harus memiliki kualifikasi dan pengalaman yang cukup agar dapat melakukan penilaian yang objektif dan akurat terhadap kemampuan peserta ujian. Oleh karena itu, LSPP1-UNJ memberikan pemahaman kepada tim UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengenai pentingnya seleksi asesor yang ketat dan berstandar tinggi. Selain berbagi pengalaman terkait pendirian LSP, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai potensi kerjasama antara kedua lembaga. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi akan terus dijalin untuk memastikan keberhasilan pendirian LSPP1 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung hingga akhirnya memperoleh lisensi dari BNSP. Kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat proses pendirian LSPP1 di UIN Bandung dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Dengan adanya sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional, lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung diharapkan dapat bersaing lebih baik di dunia kerja. Kunjungan benchmarking ini diakhiri dengan harapan besar bahwa LSPP1 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa serta dunia industri. Kedua pihak berharap agar proses ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh BNSP.
Universitas Bangka Belitung Benchmarking ke LSPP1-UNJ untuk Bentuk LSP
Jakarta, 24 Juli 2024 – Universitas Bangka Belitung (UBB) melakukan benchmarking ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) 1 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai upaya untuk mendirikan LSP di lingkungan UBB. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung proses pendirian dan penyelenggaraan LSP, serta membuka peluang kerja sama antar kedua lembaga. Delegasi dari UBB dipimpin oleh Ir. Eka Sari Wijianti, S.Pd., M.T., Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UBB. Selain beliau, tim benchmarking juga terdiri dari Mery Jumadi, S.E. (Arsiparis LPMPP UBB), Ririn Amelia, S.T., M.Si. (Kepala Pusat Satuan Penjaminan Mutu LPMPP UBB), dan Erwin Febriajaya, S.I.P. (Staf Administrasi LPMPP UBB). Di pihak LSPP1-UNJ, tim menyambut kedatangan delegasi UBB yang terdiri dari Dr. Ir. Alsuhendra, M.Si. (Ketua Pelaksana LSPP1-UNJ), Dr. Ir. Ridawati, M.Si. (Ketua Bidang Sekretaris LSPP1-UNJ), dan Dwi Handarini, S.Pd., M.Ak. (Ketua Bidang Administrasi dan Keuangan LSPP1-UNJ). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai berbagai aspek terkait pendirian dan penyelenggaraan LSP, mulai dari penyusunan standar kompetensi, pengembangan asesmen, hingga pengelolaan sertifikasi. Selain itu, juga dibahas potensi kerja sama antara UBB dan LSPP1-UNJ dalam berbagai bidang, seperti pengembangan program sertifikasi bersama dan pertukaran sumber daya. Benchmarking ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi UBB untuk segera mendirikan LSP dan memberikan layanan sertifikasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bangka Belitung. Dengan adanya LSP, diharapkan kualitas lulusan UBB dapat semakin terjamin dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
LSPP1 UNJ MENYELENGGARAKAN KEGIATAN PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI ASESOR KOMPETENSI MUK VERSI 2023 DAN SIAP MEREVISI SELURUH MUK SKEMANYA
Kamis, 07 Maret 2024, LSPP1 UNJ menyelenggarakan kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi bagi para asesor kompetensinya. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan bagi para asesor kompetensi milik LSPP1 UNJ terkait dengan MUK versi 2023 yang telah ditetapkan oleh BNSP pada awal tahun 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh 41 Asesor Kompetensi LSPP1-UNJ yang mewakili skema yang akan dilakukan revisi atas MUK-nya. Kegiatan ini diawali oleh sambutan Ketua Pelaksana LSPP1-UNJ, Dr. Alsuhendra, M.Si., di mana disampaikan bahwa kegiatan ini sebagai langkah awal dalam merespon adanya Surat Edaran Ketua BNSP Nomor 1/BNSP/I/2024 yang diterbitkan pada tanggal 18 Januari 2024. Pada Surat Edaran dinyatakan bahwa LSP harus mengembangkan MUK dengan menggunakan format atau perangkat asesmen sesuai dengan Modul Pelatihan Asesor Kompetensi dan RCC Asesor Kompetensi Versi 2023. Dan masa transisi bagi LSP untuk penerapan MUK versi 2023 adalah dua belas bulan sejak surat edaran ini ditetapkan, yang artinya batas akhir penerapan MUK versi 2023 adalah 18 Januari 2025. Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini para asesor kompetensi memiliki pengetahuan awal terkait dengan MUK Versi 2023, yang selanjutnya akan ada penugasan revisi MUK pada skemanya masing-masing. Penyampaian materi pada kegiatan ini akan dilakukan oleh Bapak Benny Bunyamin yang merupakan Master Asesor BNSP. Selamat mengikuti kegiatan pelatihan bagi para Bapak/Ibu Asesor Kompetensi LSPP1 UNJ… Semoga seluruh MUK dapat direvisi tepat waktu… Salam Competent dan Competitive…
LSPP1 UNJ MENERIMA KUNJUNGAN PARA PETUGAS LEMBAGA PERMASYARAKATAN (LAPAS) NARKOTIKA KELAS IIA JAKARTA
Senin, 08 Januari 2023, LSPP1 UNJ menerima kunjungan dari para petugas LAPAS Narkotika Jakarta. Kunjungan ini merupakan salah satu agenda kerja LAPAS Narkotika. LAPAS Narkotika Jakarta merupakan lembaga yang mempunyai tugas melaksanakan permasyaratan bagi para narapidana/anak didik. Salah satu program kerja dari LAPAS ini adalah memberikan pembinaan berupa keahlian (skill) kepada narapidana/anak didiknya agar setelah mereka menyelesaikan masa hukumannya dapat dibekali dengan keahlian sebagai bekal melanjutkan kehidupannya di lingungan masyarakat. Dalam rangka mewujudkan program kerja tersebut, maka para petugas LAPAS ini mengunjungi LSPP1 UNJ sebagai lembaga yang mengelola sertifikasi profesi guna mendapatkan informasi terkait dengan jenis pelatihan dan sertifikasi yang dapat diberikan kepada para petugas dan narapidana/anak didik dari LAPAS Narkotika Jakarta. Pada kegiatan ini, Ketua Pelaksana LSPP1 UNJ, Dr. Alsuhendra menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif. Dan LSPP1 UNJ dapat menjadi mitra bagi LAPAS Narkotika Jakarta baik sebagai narasumber pada beberapa kegiatan pelatihan di LAPAS dan memberikan informasi terkait dengan pembentukan TUK maupun informasi terkait dengan LSP-P3 yang sesuai dengan kebutuhan LAPAS. Terima kasih atas kunjungan para petugas LAPAS Narkotika Jakarta… Semoga program kerja ini dapat meningkatkan kualitas narapidana/anak didik dari LAPAS menjadi lebih baik lagi… Salam Competent dan Competitive…
DELAPAN ORANG ASESOR KOMPETENSI LSPP1 UNJ MENGIKUTI SERTIFIKASI BNSP SKEMA METODOLOGI INSTRUKTUR KUALIFIKASI 4
Pada tanggal 30 Desember 2023, delapan orang Asesor Kompetensi LSPP1 UNJ akan mengikuti sertifikasi BNSP Skema Metodologi Instruktur Kualifikasi 4 di All Sedayu Hotel Kelapa Gading. Sebelum mengikuti kegiatan sertifikasi, para Asesor Kompetensi ini akan mengikuti kegiatan pelatihan Training of Trainer (TOT) terlebih dahulu, yaitu pada tanggal 28-29 Desember 2023. Skema Metodologi Instruktur Kualifikasi 4 ini memiliki empat belas unit yang harus ditempuh dengan mengacu pada SKKNI No 333 Tahun 2020. Keikutsertaan para Asesor Kompetensi LSPP1 UNJ ini sebagai bentuk penguatan kompetensi bagi para Asesor Kompetensi yang akan mengases Skema Pelaksanaan Program Pelatihan Tatap Muka. Selain itu, kegiatan ini akan membekali para Asesor Kompetensi yang juga merupakan Dosen Universitas Negeri Jakarta menjadi Dosen yang semakin berkualitas dan tersertifikasi BNSP. Selain delapan orang Asesor Kompetensi LSPP1 UNJ, kegiatan ini juga diikuti oleh enam belas orang Dosen Universitas Negeri Jakarta. Sehingga total peserta berjumlah 24 orang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Saudi Fund for Development (SFD) Project UNJ yang ditujukan bagi para Dosen di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rencana kerja SFD Project UNJ guna meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan UNJ. Selamat mengikuti kegiatan pelatihan dan sertifikasi bagi Dosen Universitas Negeri Jakarta… Semoga seluruhnya dinyatakan kompeten pada Skema Metodologi Instruktur Level 4… Salam Competent dan Competitive…
LSP MSDM BALIASEAN INT’ MENJADI TUJUAN KEDUA DARI KEGIATAN STUDI BANDING YANG DILAKUKAN OLEH LSPP1 UNJ DI PULAU DEWATA BALI
Pada tanggal 21 September 2023, Tim LSPP1-UNJ melanjutkan kegiatan studi bandingnya di Pulau Dewata Bali dengan mengunjungi LSP MSDM Baliasean Int’ sebagai tujuan. Seluruh Tim LSPP1-UNJ beserta Tim UPT UPT. Teknologi Informasi dan Komunikasi UNJ dan Keuangan UNJ tiba pada LSP ini tepat pukul 08.00 WITA. LSP MSDM Baliasean Int’ merupakan LSP yang terbentuk di tahun 2018. Hingga 2023, LSP ini telah memiliki 18 skema yang dapat diujikan. LSP ini termasuk jenis P3 yang menjadikan orang yang telah bekerja di bidang tertentu selama bertahun-tahun dan ingin memperoleh sertifikasi. Tahun 2023 ini, LSP memiliki target akan mensertifikasi 3.500 asesi. Tujuan LSPP1 UNJ melakukan studi banding pada lembaga ini dikarenakan LSP ini telah menerapkan Certification Management System dalam pelaksanaan asesmen kompetensi. LSP MSDM Baliasean Int’ telah menggunakan salah satu platform media digital yang dikembangkan oleh pihak vendor. Berdasarkan penjelasan Tim LSP, media digital sangat diperlukan saat ini karena dapat menghemat tempat dan biaya penyimpanan dokumen, mempermudah dan menghemat waktu pengerjaan tugas para asesor, dan mempermudah LSP khususnya ketika asesmen dilaksanakan di luar kota. Selain itu, sistem digital ini sudah sesuai dengan pedoman BNSP. Terima kasih LSP MSDM Baliasean Int’ atas sambutannya yang luar biasa, serta kesediaannya berbagi informasi dan pengalamannya khususnya terkait dengan pengelolaan asesmen kompetensi dengan menggunakan media digital (paperless system)… Sukses untuk LSP MSDM Baliasean Int’… Salam Competent dan Competitive…
LSPP1 UNJ LAKUKAN STUDI BANDING PADA LSP LPK MONARCH BALI TERKAIT DENGAN MANAJEMEN PENGELOLAAN DAN SISTEM UJI LSP
Pada tanggal 20 September 2023, Tim LSPP1-UNJ melakukan kegiatan benchmarking (studi banding) pada salah satu LSP yang ada di Pulau Dewata Bali, yaitu LSP LPK Monarch. Tim LSPP1-UNJ yang mengikuti kegiatan ini berjumlah enam orang, yang terdiri dari Ketua Pelaksana, Ketua Bidang Sertifikasi, Ketua Bidang Administrasi dan Keuangan, Ketua Bidang Manajemen Mutu, serta dua orang staf administrasi. Selain itu, kegiatan ini diikuti juga oleh dua orang perwakilan UPT. Teknologi Informasi dan Komunikasi UNJ. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LSPP1-UNJ pada tahun 2023, di mana pada tahun ini LSPP1-UNJ sedang mengembangkan sistem informasi uji kompetensi. Dengan dilaksanakannya studi banding ini, LSPP1-UNJ berharap akan memperoleh wawasan dan pengetahuan dari LSP lain yang akan diterapkan pada organisasi khususnya terkait pelaksanaan uji kompetensi dengan menggunakan sistem digital (paperless system). LSP LPK Monarch Bali menjadi tujuan pertama kegiatan ini dikarenakan LSP ini merupakan salah satu LSP yang bereputasi baik saat ini di Indonesia, serta LSP ini telah menerapkan Certification Management System dalam pelaksanaan uji kompetensinya. LSP yang telah aktif sejak 2015 ini, merupakan LSP jenis P1 yang melakukan uji kompetensi bagi para peserta didiknya. LSP ini telah memiliki lima belas skema yang berfokus pada bidang pariwisata. Hingga tahun 2023, LSP ini telah mensertifikasi lebih dari 10.000 peserta didiknya. Peserta didik yang dihasilkan lembaga ini pun hampir seluruhnya telah terserap di dunia industri baik dalam maupun luar negeri. Pada tahun 2023 ini, LSP LPK Monarch Bali mulai memberlakukan pelaksanaan uji secara digital (paperless system) dengan menggunakan salah satu platform digital yang dikembangkan oleh pihak vendor. Dalam pemaparan materinya, Tim LSP LPK Monarch Bali menjelaskan alasan penggunaan sistem digital saat ini karena ruang penyimpanan dokumen yang sudah penuh, serta telah adanya aturan BNSP terkait dengan penggunaan media digital dalam pelaksanaan uji kompetensi. Dengan adanya sistem ini, seluruh proses uji yang terdiri dari pendaftaran, pelaksanaan uji, pengambilan keputusan rekomendasi, hingga permohonan blanko BNSP dapat dilakukan tanpa menggunakan hardfile (kertas-kertas) lagi. Selain itu, dengan penggunaan sistem ini dapat memudahkan para asesor bekerja serta menghemat waktu pelaksanaan uji kompetensi. Dokumen yang terdapat pada platform ini juga sudah sesuai dengan aturan BNSP. LSP membutuhkan waktu tiga bulan dalam mempersiapkan sistem ini hingga pada bulan Juli 2023 dapat digunakan pertama kali pada pelaksanaan uji kompetensinya. Tantangan bagi LSP LPK Monarch Bali dalam penggunaan sistem ini yaitu saat penginputan data skema pada sistem khususnya bagi skema dengan jumlah unit yang banyak, akan lebih banyak waktu dan SDM yang dibutuhkan. Selain itu, para asesor dan asesi juga membutuhkan waktu untuk dapat beradaptasi dengan sistem ini. Namun, dengan komitmen yang tinggi dari manejemen, asesor, dan asesi tantangan ini tidak menjadi hambatan bagi pihak LSP dalam penggunaan platform media ini. Tim LSP menyatakaan manfaat positif yang didapatkan jauh lebih banyak bila dibandingkan kendalanya. Dengan menggunakan media digital, pelaksanaan uji kompetensi menjadi lebih mudah, murah, dan efektif waktu. Terima kasih LSP LPK Monarch Bali yang telah menyambut LSPP1 UNJ dengan sangat baik, serta telah berkenan berbagi informasi dan pengalamannya yang luar biasa… Sukses selalu untuk LSP LPK Monarch Bali… Salam Competent dan Competitive…